July 16, 2013

Book Review #9 : The Graveyard Book

Judul asli : The Graveyard Book
Judul terjemahan : Cerita Dari Pemakaman
Pengarang : Neil Gaiman
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Harga : Rp 55.000,- (2013)
My rates : 8 of 10
Age : 11+

Nobody Owens adalah anak terlantar yang dibesarkan di pemakaman..tokoh utama dalam buku ini berhasil terselamatkan dari pembunuhan sadis terhadap keluarga besarnya..Bod, nama panggilannya, akhirnya dibesarkan oleh para hantu di pemakaman..
Dark story..?? nggak juga..ceritanya lumayan ringan, ditambah ada ilustrasi-ilustrasi yang apik dalam bukunya..Boleh dibilang novel ini cukup menyegarkan sebagai cerita fantasi, mengingatkan kita sama cerita-cerita seperti Coraline, Nightmare Before Christmas, atau beberapa film fantasi gelap karya Tim Burton..(ini pendapat pribadi saya..)
Cerita hidup Bod yang tenang, damai, dan sepi di pekuburan ini akhirnya terusik..Bod menjalin persahabatan dengan seorang gadis..sebagai sahabat pertamanya yang 'manusia' beneran..meskipun si gadis akhirnya pergi dan datang kembali di saat yang krusial..(waaa..lebai saya)
Masalah muncul ketika si pembunuh sadis ternyata masih mengincar nyawa Bod..bersama dengan rombongan pembunuh lainnya yang tergabung dalam suatu sekte..si pembunuh mengejar keberadaan Bod untuk menghabisi nyawanya..dan Bod terpaksa mempertahankan hidup bersama 'keluarga' besarnya di pemakaman..
Nah..kalau kata pengarangnya nasib si Bod ni mirip sama Mowgli di The Jungle Book..eniwei, ceritanya enak..dan lumayan membangun karakter..^^

July 15, 2013

Book Review #8 : The Gates

Judul asli : The Gates
Judul terjemahan : Gerbang Neraka....Akan Segera Terbuka
Pengarang : John Connolly
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
My rates : 8,5 of 10
Age : 12+

pengen baca cerita horor yang lucu..?? saya merekomendasikan buku ini..bercerita tentang seorang anak biasa bernama Samuel dan anjingnya Boswell yang mencegah invasi penghuni neraka ke dunia nyata..
Semua dimulai dengan bocornya materi dari CERN Swedia..suatu laboratorium supergede yang ngurusin masalah fisika partikel..dan ternyata materi yang bocor ini menyebabkan dimulainya pembukaan gerbang neraka sedikit demi sedikit..
Samuel, yang lagi ngerayain Halloween dengan kesepian menemukan fakta mengerikan ini di rumah tetangganya, Mrs.Abernathy..ketiban sial sebenarnya, karna akhirnya Samuel yang mesti berjuang menutup gerbang..dengan bantuan setan pinggiran yang berkasta rendah dari neraka sana..
Dengan gaya penceritaan yang mengundang tawa, kita bakal tergoda buat menghabiskan buku ini dalam sekali duduk aja..belum lagi ditambah dengan unsur fiksi ilmiah yang bikin kita terseret dalam keraguan mengenai kemungkinan terbukanya gerbang neraka gara2 energi kuantum...cerita yang diusung Connolly ini memang nggak biasa..bukan dongeng fantasi indah ala anak-anak umumnya..tapi, satu hal yang dapat saya petik setelah membaca buku ini adalah..siapapun bisa jadi pahlawan..meskipun dia datang dari neraka dengan bentuk fisik yang tak sedap dipandang..hehehehehehe..
Dan mari kita tunggu buku lanjutannya..The Infernals..terbit di Amrik bulan Oktober 2011 silam..naaaahhh..kapan bakal launching sama penerbit GPU yaaaa...??
Layout cover bukunya unik banget..enak dipajang di lemari koleksi..^^

July 14, 2013

Book Review#7 : The Ring Of Solomon (Cincin Solomon)

Judul asli : The Ring Of Solomon
Judul terjemahan : Cincin Solomon
Pengarang : Jonathan Stroud
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Harga : Rp 79.000,- (2012)
My rates : 8,5 of 10
Age : 14+

Cincin Solomon adalah buku eksis karya Jonathan Stroud..setelah sukses dengan Bartimaeus Trilogy (kalau ada waktu akan saya coba me-review bukunya..), tokoh utama kita, si jin gaul sarkastis Bartimaeus dihadirkan kembali dalam buku ini..
Bartimaeus muncul dalam setting pemerintahan King Solomon, seorang raja mahadaya yang punya superpower buat mengendalikan semua jin buat bikin apa yang dia mau.. Raja Solomon (sbenarnya bisa dibilang ini adalah nama lain dari Sulaiman..tapi tolong jangan dicampuradukkan ceritanya..) punya satu cincin permata hitam tunggal yang bisa memerintahkan smua lapisan jin (okeh, jin ada levelnya loh..) untuk mematuhi perintahnya..mulai dari yang remeh2, ampe yang fantastis..(bikin istana dalam semalam, mindahin gunung..gitu deh..)..
Hal yang gak lepas dari kekuasaan adalah iri hati..lagi-lagi ini masalah konspirasi..orang2 yang gak suka ataupun iri sama kesuksesan Solomon, akhirnya bikin plot buat mencuri cincin hitamnya..dan di tengah kesialan inilah, Bartimaeus, Shakr Al-Jinni dilibatkan..
Bartimaeus dipaksa mengemban misi mencuri cincin Solomon..dengan segala daya upaya dan kecerdasannya..tapi, twist cerita pun datang..dari seorang pembunuh bayaran wanita yang mengincar nyawa Solomon..dan Bartimaeus pun terlibat 'kerjasama' tidak sengaja dengan si pembunuh bayaran..
Pada akhirnya, terkuak fakta mengenai cincin yang bikin Bartimaeus meragu..well, perintah tetaplah perintah..mesti dilaksanakan (ini membuat Bartimaeus sangat membenci manusia, kecuali beberapa orang yang memang secara personal dekat dan mengerti dirinya..)
Cerita yang gokil, seru, penuh intrik, dengan ending yang gak disangka-sangka bikin kita gregetan..dan saya sangat merekomendasikan novel fantasi ini..anjurannya sih baca dulu Bartimaeus Trilogy, biar lebih dekat sama tokoh utama kita..dan dijamin novel ini akan bikin kita ketawa..karna dengan gayanya sendiri Bartimaeus tetap memuaskan pembaca..
novelnya boleh 14 +..lumayan aman..^^

Book Review#6 : The Child Thief

Judul asli : The Child Thief
Judul terjemahan : Si Pencuri Anak
Pengarang : Brom
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Harga : Rp 150.000,- (2013)
My rates : 8,5 of 10
Age : 17+

suka cerita Peter Pan..??
kalau anda adalah salah satu penggemar cerita klasik karangan J.M Barrie ini, saya anjurkan untuk membaca buku yang satu ini..tetap untuk kategori 17+, karena dongeng Peter Pan versi Brom yang saya baca ini boleh dibilang adalah Dark-Version nya tokoh Peter Pan, plus plot dan ceritanya..
nggak ada yang namanya Neverland di novel ini..adanya adalah Avalon, pulau terkutuk yang tertutup kabut..Peter sendiri digambarkan adalah sosok pencuri anak yang 'memancing' anak-anak terlantar, korban child abused, yang masa depannya gak jelas, untuk dijadikan rombongan bala tentara anak yang dilatih membunuh..yep, membunuh..
Avalon bukan pulau cantik kayak Neverland..tapi pulau penuh monster, yang mana rombongan anak-anak Iblis (bukan The Lost Boys yaaa..) harus bertahan hidup..Peter dengan tujuannya sendiri, melibatkan anak-anak ini untuk jadi bala tentaranya..
Kisah dimulai di New York jaman kini, ada anak cowok yang namanya Nick (kalo gak salah, sori lupa)..yang diajak Peter masuk kabut ke Avalon..Nick yang hidupnya berantakan, ngikut aja dengan ajakan Peter..tapi,kenyataan Avalon yang menyeramkan akhirnya bikin Nick nyaris mati tiap hari..
Saya nggak melebih-lebihkan..buku ini boleh dibilang sangat gelap, sedih, dan sadis..jalan ceritanya bikin kita bergidik ngeri sampai meneteskan air mata..buku ini menyentuh dengan caranya sendiri..tapi belum pantas dibaca oleh kalangan yang lebih muda..Pengarangnya, Brom, adalah seorang ilustrator gokil beraliran death metal..tapi gaya penceritaannya mantap..bikin susah nutup bukunya sebelum kelar..
so, dare to read..?? anyway..sebagai booklovers, terutama pecinta novel fantasi, saya anjurkan membaca buku ini..tapi jangan salahkan saya kalau ntar pandangan Anda akan berubah terhadap cerita asli Peter Pan yang penuh warna-warni bahagia..hehe..

Book Review#5 : The Murder Of King Tut

Judul asli : The Murder Of King Tut
Judul terjemahan : Pembunuhan Raja Tut
Pengarang : James Patterson & Martin Dugard
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Harga : Rp 52.000,- (2013)
My rates : 8 of 10
Age : 18+
nah..udah sekian lama akhirnya bikin tulisan lagi..
ini buku bagus, karangan dari James Patterson (yang bikin seri Maximum Ride itu loh) dan Martin Dugard..ceritanya bagus, berlatar sejarah Mesir Kuno, soal Firaun Tuthankhamun yang terkenal itu..ceritanya punya tiga plot, plot jaman firaunnya, plot jaman penemuan makamnya oleh arkeolog Howard Carter sekitar taun 1920-an, dan plot situasi penulisan cerita yang ditokohin oleh James Patterson sendiri..
Kematian Raja Tut diyakini sebagai suatu konspirasi keji perebutan kekuasaan di Mesir kuno jaman itu..Tut adalah raja yang terpaksa naik tahta di usia sangat muda (sekitar 9 tahun..) dan akhirnya mati muda juga..si Tut ini sebenarnya anak dari selirnya Amenhotep IV..satu-satunya anak laki-laki yang dimiliki raja sebelumnya, soalnya dari permaisuri yang sah, Ratu Nefertiti, anaknya cewek-cewek smua..
Amenhotep digambarkan sebagai raja yang lemot, cuma maunya senang2 aja dengan gelar rajanya itu..hal ini menimbulkan rasa gak puas dari staff kerajaannya, terutama Perdana Menteri Aye dan Jendral Homreb..dan, dua orang ini punya ambisi buat jadi firaun selanjutnya..tapi ambisinya terhalangi, karna keberadaan Tuthankhamun..
Yang menarik dari buku ini adalah kita diajak menyelami tiga situasi sekaligus..Zaman Mesir Kuno dengan segala kemegahannya, kesulitan dan penderitaan penemu makam Tut, Howard Carter (perjuangan jadi arkeolog itu berat ternyata..), dan jalan pikiran pengarang buku ini, James Patterson, brain storming buat nyusun cerita sekaligus jadi detektif yang mengambil kesimpulan soal kebenaran dibalik kematian King Tut..
Buku ini layak dibaca..bagusnya sih buat 18 ke atas..soalnya ada sedikit unsur seks yang dimasukin James dalam penceritaannya..fakta (atau opini ?) mengenai kematian Tut membuat kita agak galau abis baca..betapa kekuasaan dan harta benda mampu membuat banyak orang (konspirasi soalnya) mengesampingkan nilai kehidupan..(karna bukan Tut aja yang mati dalam konspirasi perebutan kekuasaan Raja Mesir ini..)..