December 27, 2015

And The Force is Awaken

hai..
seenaknya comot judul pilem terbaru Star Wars yang lagi happening, padahal saya adalah bagian dari populasi di dunia ini yang ga nonton dan ngikutin Star Wars. Kebetulan aja judul cerita saya kali ini (dipaksakan) mirip mirip sedikit.
ini saya, sok serius kayak biasa

Well, 2015 mau habis aja, cepet banget sih ya, dan saya udah terkibuli habis-habisan dengan berbagai nikmat duniawi (tumben bener). Ga taunya sang Maha Pemberi Surprise, ngasih saya beraneka kejutan lagi di bulan penghujung tahun ini.
Yang pertama, badai diskon buku akhir tahun. Masya Allah sekali, saya mau banting henpon rasanya. Bener-bener mengerikan. Bukan apa-apa, saya udah overlimit banget. Belum lagi mbak-mbak langganan buku saya udah bikin kedai buku+kedai kopi mini cozy sendiri yang menggoda banget bakal dikunjungin. Fiuuhh, buat booknerd macam saya, diskon buku adalah godaan besar dalam hidup, bukan sale baju+sepatu+barang branded seperti seharusnya wanita seumuran saya (honestly i'm proud of this).

December 7, 2015

Setelah Perang Raja-Raja, Melangkah ke Tanah Lada, dan Akhirnya Terkurung di Bawah Kubah

Setelah sok sibuk berhari-hari (masi banyak kerjaan sih), akhirnya saya menyempatkan diri menulis lagi. Anggap aja ini review singkat mengenai beberapa buku yang telah dan sedang saya baca. Awal November, saya dikejutkan dengan kedatangan hadiah berupa si kuning gratisan dari penerbit lokal (menang random generator antar admin grup kece saya), dan akhirnya buku ini menyita perhatian dan konsentrasi penuh.
A Clash of Kings, alias Peperangan Raja-Raja adalah buku kedua seri A Song of Ice and Fire, mahakarya best seller opa GRR.Martin (dengan serial TV yang luarbiasa populer tentunya), mengetengahkan konflik lanjutan dari perebutan tahta di 7 Kerajaan. Yang licik semakin licik, dan sulit menentukan siapa yang mau didukung. Soalnya si opa doyan tebas leher karakter-karakter favorit, meskipun sejauh ini favorit saya masih aman (Tyrion Lannister, Bran Stark, Arya Stark). Sekitar 1200 halaman lebih lumayan memuaskan pembaca, walau ada masalah typo dan dobel halaman, serta kemungkinan beberapa bab yang hilang (ou yaaaa..) dan masih diinvestigasi dan ditelusuri oleh penerbit