September 24, 2016

Hamparan Padang Pasir Magis Nan Romantis (eaaaa)

"...kekuatan dibalik kata-kata, terletak pada orang yang mengucapkannya.."

Salam hormat untukmu, Sayyidi...
Ngek, kesambet apa si Oni..hahahaha.. maafkan ya. Ini semua terjadi karena tulisan ini dibuat segera setelah menuntaskan buku romansa-magis yang katanya merupakan versi retelling dari 1001 Malam - Arabian Nights yang terkenal itu. Saya terjerat, sungguh terjerat. Kekuatan kata-kata dalam seri ini sangat memikat. Entah karna terjemahannya yang oke atau memang bahasa aslinya memang sudah menawan (sepertinya memang keduanya). Saya puas, terharu, dan bahagia bisa membacanya.
Seri apa sih ? Heboh bener (kapan si Oni ga heboh kalau baca buku ?). 
THE WRATH AND THE DAWN, merupakan debut Renee Ahdieh, penulis wanita yang berhasil menceritakan kembali romansa ala 1001 Malam dengan manis-pahit-menyayat yang gak tau bisa bikin saya begitu terpikat. Nongol April 2016 lalu buku pertamanya, kemudian dilanjutkan dengan THE ROSE AND THE DAGGER, buku keduanya di September 2016 ini. Syukurlah, syukurlah hanya dwilogi (kebayang aja mabok bener nungguin sekuel yang panjang-panjang, sementara antrian wishlist gak pernah ada kurangnya).
Ini cover edisi Indonesianya, cakep banget, makasih Penerbit Pop

September 16, 2016

Battle Royale : Bloody Disgusting Yet Very Amusing (Spoiler Alert !!)

Nah, mulai dari mana ya...
Baiklah, curhatan ini terjadi disebabkan oleh sebuah buku berjudul BATTLE ROYALE, edisi bahasa Inggris, yang ditulis oleh penulis Jepang bernama Koushun Takami. Sejatinya buku ini nongol di Jepang April 1999, dengan isi cerita yang menyusahkan. Kemudian karena sepertinya keren dan booming akibat filmnya yang nongol tahun 2000, maka dibuatlah edisi inggrisnya (ga berharap edisi bahasa Indonesia, susah izinnya).
Berawal dari kelakuan bang Rendy salah seorang personel grup PNFI yang membawa buku berwarna merah ini pas Migaring (Mini Gathering) untuk dipinjamkan ke Mommy Selvi via Mbak Gigit, maka jadinya saya resmi digoda dan diracuni untuk ikutan membacanya. Mbak Gigit yang baca duluan, kemudian histeris, disusul Mommy yang juga histeris, akhirnya mengirimkan buku ini ke saya (literally dikirimkan), dan sampailah buku ini di rumah beberapa hari lalu. Saya langsung baca, karena dipinjemin (syukurlah, beli harganya mahal amat), dan seperti yang sudah ditebak, saya juga histeris.
nah ini dia cover bukunya
Buku ini sudah difilmkan, ada komiknya juga, tapi seperti biasa saya memang ketinggalan dalam membaca buku-buku bagus. Tentang apa sih sebenarnya ? Oh, cuma bunuh-bunuhan aja kok. Serombongan remaja (tepatnya 42 orang, 21 cewek, 21 cowok) yang satu kelas, dikirim ke sebuah pulau, untuk dipaksa saling membunuh teman masing-masing, hingga tersisa satu yang hidup sebagai juaranya. Mereka dipasangin semacam kalung logam buat deteksi sekaligus penyadap suara sekaligus bom, dikasih senjata dan perbekalan masing masing. Dalam penjelasan peraturannya aja udah 2 yang tewas, meskipun game nya belom dimulai.

September 11, 2016

Dilan : Punggung Yang Menjauh Perlahan (Spoiler Alert !!!)

Halo...
Kembali lagi dengan curhat buku bacaan ala si Oni yang kurang kerjaan. Kali ini saya akan membahas buku (tepatnya 3 buku) tentang seorang cowok bernama Dilan. Setting-nya Bandung tempo dulu, tahun 1990-1991.
Dilan 1990, Dilan 1991, dan Milea
Saya tidak akan mengulangi kata-kata manis dan quotable milik Dilan, cowok tengil memikat ini. Tetapi buat saya yang awalnya dapat buku pertamanya gratisan (dari ibu suri editor), saya nggak nyangka bakal naksir cowok ini. Tetapi saya akan berada di posisi adik kelas yang naksir diam-diam, yang hanya melihat sepak terjang bang Dilan dari kejauhan. Melihat betapa kokohnya punggung berseragam SMA kucel itu menjaga apa yang menjadi prinsipnya, dan menjaga hatinya buat kak Milea yang beruntung.

September 4, 2016

I Get Orwelled

Ketika si Oni sedang rajin menulis (baca : curhat), tentang buku-buku yang dibacanya...maka terjadilah..
Kali ini bukan bacaan di genre yang biasa saya baca. Ceritanya begini, sebenarnya tumpukan bacaan September saya sudah ada, belum lagi wishlist yang nongol di awal bulan ini. Tau-tau, ada buku berwarna merah muda menyala bergambar babi nongol di toko buku langganan saya, dan saya menyambarnya begitu saja.
ini dia buku merah muda itu
Sejatinya, buku ini sudah sering wira-wiri dimana-mana, sempat direkomen oleh teman-teman di jagad perbukuan saya. Sebenarnya saat mau membaca buku tipis 140-an halaman ini, saya sedang membaca novel fantasi, namun karna bosan, stuck dengan kegalauan tokoh-tokoh utamanya, saya akhirnya keluar dari comfort-zonenya saya. Tumben bener.
Lantas ? Dapat apa ?