October 22, 2016

Panas Membara dan Demam Semesta : Humanity Isn't Human (Spoiler Alert !)

"..the hottest place in hell are reserved for those who, in time of great moral crisis, maintain their neutrality.."
- Dante Alighieri -
Hai..
Melanjutkan edisi pundungan dan menyingkirnya si Oni, maka kali ini saya akan curhat lagi mengenai kelakuan beberapa hari ini. Tidak ada yang signifikan, hari-hari yang biasa, buku-buku, dan semacam kejutan hadirnya wahana sinema gede di kota ini yang update dan kekinian. Maka, di tengah mood swing yang luar biasa, saya memutuskan untuk mendatangi tempat tersebut di hari pertama pembukaannya, dan nonton film adaptasi dari buku yang sudah saya baca di Oktober 2013 lalu.
Ini bukunya, sama embel-embel tiket nonton pilemnya (sendirian lah)

October 19, 2016

Sehangat Sayap Malaikat

Flame feather by Anonimous Artists
Have you asked yourself : Do monsters make war or Does war make monsters ?
Monster mungkin menjadi tema besar bulan Oktober ini. Entah saya sok menyamakan dengan Halloween atau apalah, but still, bacaan saya kayaknya muter-muter disana aja. Kalau mau curcol sedikit (kapan sih nggaknya), saya juga masih melawan sesuatu dalam diri yang bikin badan saya ga enak beberapa hari belakangan (do not forget, the mind, my mind also included). Maka baru beberapa jam lalu, saya akhirnya menuntaskan buku ketiga sekaligus terakhir dari seri DAUGHTER OF SMOKE AND BONES karya Laini Taylor. Semacam paranormal romance katanya, tapi sih buat saya kadar romansanya tidak bikin iyuh muntah darah, malah saya lebih berfokus pada nilai-nilai filosofis dan selipan religius yang dengan lihai dijahitkan oleh penulisnya. But please, bagi yang kebetulan baca curhatan ini, jangan berdebat panas yah, mengingat situasi negeri yang mendadak penuh dengan segala keanehan ironis.

October 15, 2016

Monsters Are Inside Us : Another Life's Joke

Bulan penuh hujan, dingin, dan kelam..yah, Oktober ini kayaknya gak perlu ramalan cuaca. Cek aja siluet langit. Abu-abu seperti kata mas Tulus : Langit Abu-Abu (semacam lagu favorit saya bulan ini dan bulan kemarin).
Oke, sesuai judul, saya akan semacam curhat pertengahan bulan mengenai beberapa hal. Terkait dengan judulnya, seperti biasa, ada buku yang akan saya bahas, sekalian cerita lain dalam hidup saya belakangan. Kalau ga mau baca, yaudah skip, ga usah repot (saya anaknya pundungan, tapi kalo disodorin makanan favorit biasanya luluh -- receh gitu ya..).
Jadi saya kehilangan hasrat membaca yang lumayan di awal Oktober. Pasca kelar bikin ripiu seadanya soal bukunya mas Haditha (Nagaraga itu..), saya gegulingan ga jelas di kamar, melukin boneka panda, mengabaikan rintihan timbunan dalam lemari. Lalu ga tau yah, setelah susah payah menyelesaikan CANDY MAKERS-nya Wendy Mass, buku manis-hangat, akhirnya saya tergerak untuk membaca lagi. THE MONSTRUMOLOGIST - Rick Yancey. Buku terjemahan yang nongol akhir bulan kemarin.
Nih, Ini buku pertama ya

October 5, 2016

Pencarian NagaAksara

Yeaayy..sudah Oktober..
Baiklah kali ini saya akan mencoba menyinyirin sebuah novel lokal (masih belum resmi di-published) yang ditulis selama setahun setengah lebih oleh sohib geng admin PNFI/geng absurd Dreamland Fantasy/geng apalah lagi yang penting seru. Sebut saja namanya Didit, alias Haditha. Beliau ini udah nulis beberapa buku, yang resmi diterbitkan baru satu, yaitu Anak Pohon (saya baca duluan sebelum diterbitkan, dan suka, meskipun perlu banyak revisi).
Buku yang tebal dan terdiri dari dua volume ini totalnya memiliki 90 bab (buseett), dengan mengambil setting semesta alternatif dari lima kerajaan yang berburu Naga. Yep, naga-naga era baru dengan berbagai macam kelebihan. Naga ini berhubungan dengan pengendalinya, dengan ikatan sumpah darah, disebut sebagai Nagawana. Sepintas mungkin teringat suatu novel berseri karya Christoper Paolini. Tapi jangan skeptis dulu. Nagaraga ini potensial, dan plis jangan anggap saya subjektif. Sejatinya cerita ini punya inti kejahatan vs kebaikan yang dikemas lumayan berliku.
Ini covernya, cakep kan (abaikan si Angry Bird item)